PERADIN Sultra Menjamin Peserta DIKPA VII Mendapat Honorarium dari Negara

Kendari (VARIA ADVOKAT), 14 Oktober 2021 – Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Advokat Indonesia Sulawesi Tenggara (DPW PERADIN SULTRA) melaksanakan PraDIKPA bersama Panitia DIKPA-VII dengan Para Peserta Pendidikan Profesi Advokat (DIKPA) di Kantor DPW PERADIN SULTRA pada hari Rabu, 13 Oktober 2021 mulai Pukul 14.30 WITA.

Seperti biasanya sebelum dilaksanakan pendidikan, selalu diawali dengan PraDIKPA yang melibatkan Paniti dan Para Peserta DIKPA dipimpin langsung oleh Ketua DPW PERADIN SULTRA Advokat Senior Izra Jinga Saeani, SH, MH, M.Ad guna memberitahukan dan menegaskan tentang segala hal syarat yang dilarang dan dibolehkan selama Proses Pendidikan Profesi Advokat (DIKPA). Setelah diperhatikan Sarana dan Perlengkapan secara seksama Alhamdulillah semuanya telah sesuai dengan syarat Perundang-undangan.

Untuk wilayah Sulawesi Tenggara DPW PERADIN telah melaksanakan beberapa kali DIKPA, dan kali ini adalah DIKPA-VII PERADIN SULTRA. Insya Allah DPW PERADIN SULTRA berkomitmen bahwa akan melaksanakan setiap tahunnya pendidikan dengan Standar Kompetensi dan Profesional. Perlu ditegaskan bahwa PERADIN sejak awal berdirinya di SULTRA telah lama bekerjasama dengan Lembaga Pendidikan Advokat Indonesia (LPAI) yang didirikan khusus dan memiliki legalitas untuk menyelenggarakan dan melaksanakan Pendidikan Profesi Advokat menyediakan Buku-buku Pedoman dan Praktek Hukum, sehingga Peserta DIKPA mempunyai nilai tambah dari Ilmu Hukum S-1 yang diperolehnya pada saat kuiah aquo setelah dilantik dan diambil Sumpahnya sebagai Advokat mampu melakukan Penanganan kasus Litigasi dan Non-Litigasi. Untuk diketahui bahwa DIKPA PERADIN [Pendidikan Khusus Profesi Advokat Perkumpulan Advokat Indonesia) tidak sama hal-nya dengan Pendidikan Khusus Profesi Advokat lain-lainnya.

Penyelenggaraan DIKPA PERADIN [Pendidikan Khusus Profesi Advokat Perkumpulan Advokat Indonesia) bagi pesertanya telah berstatus “Paralegal” (Pemagangan) pada Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia [POSBAKUMADIN] yang telah Ter-Akreditasi Kementerian Hukum dan HAM R.I, dan Peserta DIKPA PERADIN tersebut langsung menangani Kasus Litigasi dan Non-Litigasi dan bersidang pada Pengadilan – Pengadilan diberikan dan mendapatkan Honorarium dari Negara dengan pedapatan Cukup Lumayan juga sebagai Pengabdian untuk mengimplementasi Pasal-22 Undang-undang Advokat Nomor 18 Tahun 2003 sebagai Advokat Profesional agar tidak menjadi Advokat Sontoloyo dan Advokat Abal-abal / Advokat Kaleng-kaleng yang marak sekarang ini dimana-mana.

Sesuai yang telah dilaporkan oleh Pantia DIKPA-VII PERADIN SULTRA Advokat Alfian Silondae,SH., Advokat Sam Labheonga Waode,SH kepada Pengurus DPW PERADIN SULTRA bahwa pelaksanaan Pendidikan dimulai Jumat,15 Oktober 2021 sampai selesai yang melibatkan tenaga pendidik atau pemateri yang telah mumpuni baik secara Teori maupun Praktek yakni dari berbagi unsur diantaranya unsur Akademisi dan Praktisi itu sendiri dan semuanya telah siap.

Semua hal-hal diatas telah dilaporkan dan dimohonkan petunjuk oleh Ketua DPW PERADIN kepada Ketua Umum PERADIN Advokat ROPAUN RAMBE juga kepada Sekretaris Jenderal PERADIN Advokat BASUKI,SH.MM.MH serta kepada KETUA LPAI dan selanjutnya Para Ketua Bidang di Pusat dan Wilayah menyampaikan kepada Para Peserta DIKPA-VII PERADIN SULTRA agar mengikuti dan melaksanakan semua proses hingga selesai. (VA – IJS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *